Senin, 24 Mei 2010

sambungan 15 mei 2010..


ttang kehidupan latar belakang sya 2006 dan sebelumnya..
Dengan kehidupan yang sangat mengalami keterbatasan dan mungkin bisa dikatakan dengan kehidupan yang diterpa depresi sejak dini, mungkin itu kehidupan yang saya bisa gambarkan secara sederhananya, dan sakitnya ialah, saya tidak bisa memahami bahwa sesungguhnya saya sedang dalam masalah besar..
kehidupan remaja saya hampir semuanya berantakan.... tidak pada jalur yang tepat,,, seperti seorang anak remaja yang baik, penurut,, dll (hal itu yang orang lain lihat pada pribadi saya), namun jauh di luar semuanya itu ternyata ada sebuah bau busuk yang tidak bisa dianggap remeh yang sudah menggerogoti kehidupan saya sejak lama. Dan selama 18 tahun berjalan saya tidak bisa mendeteksi bau itu... penciuman saya rusak dan terlapisi dengan kenikmatan yang salah,, tata hidup yang salah,, dan pandangan yang salah.. saya merasa bahwa ada penolakan yang sangat besar dari dalam diri saya,, saya tidak menyukai diri saya sendiri,, dan saya muak,,,,.
Saya tekankan,,,
“jika kita sendiri tidak bisa menyukai pribadi kita,,,,, jangan mengharapkan cinta dari orang lain”
Tapi ingat bukan “Narsis”.
Kembali pada topik utama.... “Deteksi siapa diri anda sejak dini” (jadi seperti iklan rokok) :-0
Ambil keputusan yang tepat : “berani mendengarkan gambaran sahabat dekat kita mengenai gambar diri kita”.
Saya ingat ; itu sangat menyakitkan.... waktu itu saya tidak tanya kpada sahabat saya,, melainkan orang2 dan teman2 yang ada di sekitar saya langsung menyatakan ketidak nyamanan mereka dengan saya,...
I am not OK, I am not good,, I am so bored,,, They don;t like me,,, I want u a step behind of me,,, go a head from me, Lo bukan teman yg baik,lo gak asik.. garing bangat... Dll...
Banyak sekali penolakan. Dan itu membuat saya menjadi remaja yang kaku.
Tidak munafik,, saya tersinggung,, saya sensitif,, saya sakit.
Tapi lihat hasilnya : “Stronger” sadar atau tidak hasilnya ialah pribadi yang lebih tangguh, terbentuk dari proses yang kita mau dengan kesediaan menjalaninya dengan benar.
Proses itu memang sangat sulit... bahkan air mata mungkin jadi teman terdekat kita saat saat itu...
(lakukan dan terima proses itu dengan benar).
Supaya kita bisa memaknai perjalanan hidup dengan proses – proses unik yang kita lalui.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar