Kamis, 28 Juli 2011

Apakah orang kristen boleh marah ?


Apakah orang kristen boleh marah ?

Awal bulan juli, topik tersebut menjadi perbincangan di komunitas saya di kalimantan timur. ketia youth praying, pemimpin doa mencetuskan thema tersebut.
Ketika di gulir satu persatu dengan pertanyaan, apakah orang kristen bisa marah? bagaimanan mensikapi kemarahan itu? banyak sekali jawaban-jawaban nyeleneh yang lucu - lucu, beberapa diantaranya saya mentioned 'ya boleh, karna kadang - kadang kita juga emosional, kalau saya marah saya lebih senang blak - blakan dengan orang yang membuat saya marah, saya ungkapkan semuanya, dan setelah itu saya akan pergi ke kamar mandi dan menatap diri saya di kaca, kadang - kadang menangis, namun saya selesaikan saat itu juga dengan mengampuni, ketika saya kembali pada orang itu, sudah bersukacita. (laura). Ada juga yang mengambil jarak or waktu untuk diam ketika dia mengalami kemarahan (Paul). dll.
Berikut nats pendukung yang kami tekankan waktu itu : Efesus 4 : 26
"Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa; janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu. "
Alkitab menegaskan kita boleh marah, tapi jangan sampai amarah tersebut mengakibatkan kita berbuat dosa, dan langkah berikutnya, jika kita marah, amarah tersebut harus sudah padam sebelum hari berlalu, dalam artian kita harus mampu mengampuni.

have a great day,

tetap sukacita untuk menghilangkan amarah :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar